Lampung Selatan, 17 Mei 2026 — Himpunan Mahasiswa Sains Data HMSD Adyatama bersama Program Studi Sains Data Institut Teknologi Sumatera ITERA sukses menyelenggarakan seminar akademik bertajuk “IDEA: Insight Data and Analisis”.
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Google Meet ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan analitis yang tajam, sekaligus menjembatani pemahaman teori di bangku kuliah dengan realitas pemanfaatan data di dunia industri modern.
Pembukaan Acara
Acara resmi dibuka oleh Muhammad Syafiqul Falakh selaku Master of Ceremony yang memandu jalannya kegiatan dengan penuh antusiasme. Rangkaian pembukaan diawali dengan pembacaan basmalah, kemudian dilanjutkan dengan pengantar mengenai pentingnya kemampuan analisis data di era digital.
“Di era digital saat ini, data bukan lagi sekadar angka atau deretan teks mati. Data adalah kompas, sebuah cerita, dan fondasi utama dalam mengambil keputusan yang cerdas. Melalui program IDEA ini, kami berharap mahasiswa tidak hanya mahir secara teknis dalam menulis kode atau menghitung statistik, tetapi juga mampu mengasah kepekaan analitis (analytical sense) untuk mengubah tumpukan data mentah menjadi insight dan analisis yang tajam serta berdampak bagi organisasi.”
Sesi Pertama: Membaca Arah Data dan Menemukan Value Bisnis
Pada sesi pertama, pembahasan berfokus pada proses ekstraksi data dalam konteks industri. Pemateri menjelaskan bahwa tantangan terbesar seorang data professional saat ini bukan lagi kelangkaan data, melainkan melimpahnya data atau data deluge yang belum terstruktur.
Diperlukan metodologi yang tepat untuk menyaring noise, menemukan pola yang valid, dan mengubah data menjadi informasi yang bernilai.
Manfaat Utama Analisis Data di Dunia Kerja
- Mengubah Data Menjadi Insight: Analisis data membantu memahami perilaku pengguna, kebutuhan pasar, serta efisiensi operasional secara lebih nyata.
- Meningkatkan Kualitas Keputusan: Pengambilan keputusan tidak lagi hanya bergantung pada intuisi atau gut feeling, tetapi didukung oleh bukti melalui pendekatan data-driven decision making.
- Memprediksi Tren dan Risiko: Data dapat digunakan untuk membaca anomali, mendeteksi potensi kerugian, serta memproyeksikan strategi pertumbuhan ke depan.
- Mengotomatisasi Proses Bisnis: Pemanfaatan algoritma yang tepat dapat memangkas waktu kerja dan meningkatkan akurasi hasil.
Sesi Kedua: Komunikasi dan Implementasi Hasil Analisis
Pada sesi kedua, pembahasan bergeser pada pentingnya komunikasi dalam dunia data. Hasil analisis yang kompleks tidak akan memberikan dampak jika gagal dipahami oleh para pemangku kepentingan atau stakeholders non-teknis.
Di sinilah kemampuan menerjemahkan baris kode menjadi narasi bisnis yang jelas, ringkas, dan persuasif menjadi pembeda utama bagi talenta data yang unggul.
Pemateri juga menekankan pentingnya struktur kerja analisis yang sederhana namun efektif, salah satunya melalui pendekatan TIR:
Pendekatan ini menuntut analis untuk tidak hanya menyajikan grafik yang menarik secara visual, tetapi juga memberikan rekomendasi yang relevan bagi organisasi.
“Pikiran manusia dirancang untuk mengingat narasi, bukan deretan angka acak. Data points adalah bata, tetapi cerita adalah arsitektur yang memberi mereka makna. Kemampuan komunikasi inilah yang menjadi jembatan kritis antara analisis teknis dan keputusan bisnis yang strategis.”
Mempersiapkan Talenta Data Masa Depan
Melalui kegiatan IDEA: Insight Data and Analisis, mahasiswa Sains Data ITERA mendapatkan perspektif yang lebih komprehensif mengenai dunia data.
Kedua sesi yang dihadirkan saling melengkapi dan menunjukkan bahwa kesuksesan di bidang data science tidak hanya bertumpu pada penguasaan tools teknis seperti Python, R, atau SQL, tetapi juga pada integrasi antara:
- pemahaman bisnis,
- ketajaman analisis,
- kemampuan komunikasi,
- serta keberanian memberikan rekomendasi berbasis data.Kegiatan ini menegaskan komitmen berkelanjutan dari Program Studi Sains Data ITERA dan HMSD Adyatama dalam mencetak lulusan yang siap kerja, kompeten, dan mampu berkontribusi nyata dalam transformasi digital nasional.
Sesi Tanya Jawab
Pertanyaan 1
Bintang Mahardika — Sains Data
Bagaimana cara terbaik bagi seorang pemula untuk membangun analytical sense yang kuat ketika menghadapi dataset yang sangat kotor dan tidak terstruktur di industri?
Pertanyaan 2
Intan Abelia Sari — Sains Data
Dalam struktur TIR (Title, Insight, Recommendation), bagaimana kita memastikan bahwa rekomendasi yang diberikan benar-benar objektif dan bebas dari bias personal analis?
Pertanyaan 3
Mojes Wijaya — Sains Data
Apakah ada batasan tertentu ketika sebuah keputusan perusahaan justru tidak boleh 100% bergantung pada data-driven decision making, melainkan tetap perlu melibatkan intuisi manusia?
Rekaman Kegiatan
Bagi peserta yang ingin mengulas kembali materi yang telah disampaikan, rekaman penuh kelas edukasi ini dapat diakses melalui tautan berikut:
HMSD Adyatama ITERA Mengembangkan talenta data yang analitis, komunikatif, dan siap menghadapi kebutuhan industri digital.

